Banyak orang yang mau mulai mencoba untuk berinvestasi tapi takut beresiko.
Katakan saja jika ada orang yang ingin investasi dengan main saham. Permainan saham begitu banyak resiko nya, kalau tidak untuk, ya buntung. Hehehe... Lalu bagaimana dengan dollar? Dollar tak selamanya terus meningkat. Apalagi di era pimpinan Bapak Presiden skarang ini, terus terang saya takjub karena rupiah yang terus menguat. Jujur, kalau melihat dari sisi ego, saya kecewa krn saya masih menyimpan dollar sisa berlibur ☺. Namun jika harus melihat dari sisi nasionalisme, saya BANGGA karena rupiah yang terus menguat.
Lalu bagaimana dengan emas? Menyimpan emas baik batangan maupun perhiasan pun tak melulu menguntungkan. Kalau saya pribadi agak sulit melakukannya karena harus menngingat dan meletakan emas tersebut pada tempat yang aman. Memang sekarang ada SDB atau yang biasa dikeenal Safe Deposit Box akan tetapi tidak semua bank ada fasilitas tsb dan kalaupun ada biasanya dikenakan biaya untuk penyimpanan tersebut.
Nah saya mau bagikan info cara yang bisa digunakan untuk investasi tanpa beresiko berdasarkan pengalaman saya.
1. Rumah
Investasi rumah memang terlihat begitu menggiurkan. Nilai nya yang semakin meningkat membuat semakin tertarik untuk investasi rumah. Akan tetapi untuk investasi rumah dibutuhkan modal dan maintenance yang besar. Pastikan kalau naiknya harga rumah lebih tinggi daripada biaya perbaikan yang harus anda keluarkan.
2. Rekening
Menjadi nasabah di salah satu bank merupakan salah satu cara agar termotivasi untuk menabung. Selain ada bunga bank, ada juga undian berhadiah. Akan tetapi jangan lupa, sefiap rekening pasti akan dikenakan biaya administrasi kurang lebih 10.000- 15.000 rupiah. Oleh karena itu bunga nya harus lebih tinggi supaya sekalipun terpotong admin tetap ada keuntungan dari bunga.
3. Tabungan berjangka
Beberapa bank juga menyediakan tabumgan berjangka dengan nama dan istilah yang berbeda-beda disetiap bank nya. Tabungan ini biasanya menggunakan sistem autodebet/pemotongan langsung dr rekening setiap bulannya. Jangka waktu yg disediakanpun beragam dari minimal 2 tahun maksimal 18 tahun. Setoran pertama juga berbeda-beda, ada yang dimulai dari 200.000 rupiah bahkan jutaan rupiah. Bunga ditabungan berjangka pun akan lebih besar dibanding rekening biasa yang bisa diambil setiap saat. Hitung-hitung seperti menabung di celengan tapi aman, berbunga dan melatih kedisiplinan.
4. Tabungan pensiun
Tabungan ini hampir sama dengan tabungan berjangka, gunanya agar kita memiliki tabungan yang cukup di hari tua. Tabungan ini mempunyai pilihan beberapa setoran awal dan yang terendahnya 100 ribu rupiah. Tetapi jangka waktu tabungan ini tak ada yang pendek. Tabungan ini akan cair dimasa pada saat memasuki usia pensiun, sekitar usia 50an (sesuai kesepakatan dengan bank)
5. Deposito
Deposito... nah untuk yang satu ini tabungan cash dalam jumlah besar karena minimal tabungan 10juta rupiah. Sebenarnya bisa dalam bentuk rupiah, ada juga pilihan investasi dollar. Tapi sepanjang saya diskusi dan konsultasi dengan CSO di beberapa bank, bunganya tak seberapa krna harus ada potongan admin jg. Belum lagi dollar yang kursnya tidak tetap.
Nah untuk deposito rupiah, ada pilihan jangka waktu 1 bulan, 3 bulan, 12 bulan dan 24 bulan. Lalu nanti ada pilihan perpanjang otomatis, jadi kalau sudah 3 bulan masih mau diperpanjang ya tidak masalah. Oh iya, bunga yang ditawarkan paling tinggi dibanding rekening lain dan kalau pun harus dipotong biaya admin pasti masih lebih besar bunga. Oh iya, yang paling penting update terbaru dari bank BNI dan BCA deposito ini tidak ada penalti. Jadi misalnya pilih jangka waktu 12 bulan, lalu di bulan ke 5 perlu uang. So, bisa dicairkan dan mendapat bunga 4 bulan, semntara bunga yg bulan ke 5 tidak dibayarkan karena akan dicairkan. Tapi tenang saja, tidak ada potongan sama sekali.
Nah, begitulah kira2 beberapa pengalaman yang bisa saya bagikan. Semoga menambah informasi para pembaca untuk melakukan investasi. SELAMAT BERINVESTASI.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar